
Ambon, Kemenkum Maluku — Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Maluku mengambil langkah berani dalam mentransformasi tata kelola regulasi di daerah. Melalui gelaran Policy Talks dalam Forum Komunikasi Kebijakan Tahun 2026, Kemenkum bertekad memperkokoh fondasi kebijakan publik agar lebih berdampak nyata bagi masyarakat di Bumi Raja-Raja.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kanwil Kemenkum Maluku, Selasa (14/4), menjadi hal penting bagi para Analis Kebijakan untuk mempertajam kemampuan mereka. Digelar secara hybrid, forum ini tidak hanya sekadar pertemuan rutin, melainkan sebuah ikhtiar strategis untuk menyelaraskan ritme kebijakan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.
Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, La Margono saat membuka acara secara resmi, menegaskan bahwa kualitas sebuah kebijakan sangat bergantung pada kapasitas para perumusnya.
“Kita sedang membangun fondasi yang kuat. Analis Kebijakan adalah arsitek di balik setiap regulasi. Melalui Policy Talks ini, kita ingin memastikan setiap kebijakan yang lahir di Maluku bersifat profesional, adaptif, dan mampu menjawab tantangan publik yang semakin dinamis,” tegasnya.
Sinergi menjadi napas utama dalam kegiatan ini. Terbukti dengan hadirnya kolaborasi lintas sektor yang melibatkan akademisi dari Universitas Pattimura, Tim Sekretariat Wilayah, hingga para pejabat fungsional Analis Kebijakan dari seluruh Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten/Kota se-Maluku.
Dalam sesi pemaparan materi dan diskusi interaktif, para peserta dibedah kemampuannya dalam mengidentifikasi masalah publik secara presisi, menyusun agenda kebijakan yang strategis, hingga melakukan evaluasi yang jujur terhadap implementasi di lapangan. Fokus utamanya adalah memastikan peran analis mampu mendukung pengambilan keputusan yang efektif di lingkup tugas dan fungsi Kementerian Hukum.
Langkah berani melalui Policy Talks
2026 ini diharapkan menjadi titik balik bagi para analis di wilayah Maluku untuk lebih vokal dan kompeten dalam mengawal arah kebijakan publik. Dengan fondasi yang kokoh, setiap kebijakan yang diambil diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi kemajuan Maluku ke depan. (Humas/H.S)







