
Ambon, Kemenkum Maluku – Komitmen pemerintah dalam memastikan pemenuhan hak asasi manusia terus diperkuat melalui sinergi lintas instansi. Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Maluku menerima kunjungan Staf Khusus Menteri HAM Bidang Pemenuhan Hak Asasi Manusia beserta tim dalam rangka koordinasi tindak lanjut penanganan dugaan kasus kekerasan terhadap seorang siswa di Kota Tual, Kamis (26/2).
Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Maluku, Saiful Sahri, didampingi Kepala Divisi Peraturan Perundang-Undangan dan Pembinaan Hukum serta Kepala Divisi Pelayanan Hukum di Kantor Wilayah Kemenkum Maluku.
Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari rangkaian koordinasi sebelumnya bersama Kepolisian Daerah Maluku guna memastikan proses penanganan perkara berjalan sesuai ketentuan hukum serta tetap memperhatikan prinsip-prinsip pemenuhan hak asasi manusia.
Dalam kesempatan tersebut, Staf Khusus Menteri HAM Bidang Pemenuhan Hak Asasi Manusia menyampaikan pentingnya penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengawal setiap proses penanganan perkara yang menjadi perhatian publik, khususnya yang berkaitan dengan perlindungan hak korban.
Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Maluku, Saiful Sahri, menegaskan kesiapan jajaran Kemenkum Maluku untuk terus mendukung koordinasi lintas instansi sebagai bagian dari upaya memastikan perlindungan hak asasi manusia berjalan secara optimal di daerah.
Menurutnya, koordinasi yang baik antar pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses penegakan hukum yang transparan dan akuntabel.
Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis dan konstruktif, mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat koordinasi kelembagaan serta mendukung pemantauan penanganan kasus secara objektif dan profesional.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara kementerian hukum dan pemangku kepentingan terkait semakin solid dalam mendukung upaya pemenuhan dan perlindungan hak asasi manusia di wilayah Maluku. (Humas/S.N.)





