
Ambon, Kemenkum Maluku — Menapaki awal tahun 2026, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Maluku melakukan ibadah bersama, guna membangun menara iman sebagai bentuk ketegasan integritas pegawai. Bertempat di Aula Kantor Wilayah, ibadah Persekutuan Oikumene menjadi momentum sakral bagi para pegawai untuk memperbaharui janji setia kepada Tuhan dan bangsa, Kamis (15/1).
Ibadah dipimpin oleh Pendeta Laura Pattinama yang membawa pesan mendalam melalui pembacaan Alkitab yang terambil dari Mazmur 65 :12–16, Amsal 16 : 3, serta 1 Korintus 15 : 58. Rangkaian ayat ini menjadi landasan bagi para pegawai untuk tetap teguh dalam pengabdian meski tantangan pekerjaan di bidang hukum kian dinamis di tahun 2026.
Dalam khotbahnya, Pendeta Laura menekankan bahwa bekerja bukan sekadar mencari nafkah, melainkan sebuah bentuk ibadah yang harus dijalankan dengan kejujuran. Ia mengajak seluruh jajaran kementerian hukum di wilayah Maluku untuk menyerahkan segala rencana kerja kepada Tuhan agar setiap langkah yang diambil membawa kebaikan bagi masyarakat banyak.
Di akhir refleksi firman. Pendeta Laura memberikan pesan penutup yang sangat kuat mengenai hubungan manusia dengan harta benda. Ia mengingatkan kepada seluruh pegawai yang hadir bahwa integritas harus di atas segalanya.
Ia menegaskan bahwa jangan menjadikan uang sebagai tujuan hidup, tetapi jadikanlah uang sebagai alat kemuliaan Tuhan. Pesan ini menjadi pengingat bagi seluruh pegawai agar dalam menjalankan tugas di kementerian hukum, mereka tidak mudah goyah oleh godaan materi yang dapat merusak nama baik instansi maupun pribadi.
Ibadah Oikumene ini diharapkan menjadi pondasi moral yang kokoh bagi seluruh insan kementerian hukum di Maluku dalam memberikan pelayanan publik yang bersih, transparan, dan berlandaskan nilai-nilai ketuhanan sepanjang tahun ini. (Humas/H.S)








