
Ambon, Kemenkum Maluku – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Maluku, Saiful Sahri, menghadiri Sidang Senat Terbuka Pengukuhan Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) A.M. Sangadji Ambon yang mengukuhkan Prof. Dr. Rajab, S.Ag., M.Ag sebagai Guru Besar Bidang Hadis dan Prof. Dr. H. Djumadi La Tambu Djunaidy, M.HI sebagai Guru Besar Bidang Ekonomi Islam (30/12/2025).
Rektor UIN A.M. Sangadji Ambon, Dr. Abidin Wakano, M.Ag, menyampaikan bahwa pengukuhan ini menambah jumlah profesor UIN A.M. Sangadji Ambon menjadi 13 orang. Ia menegaskan pentingnya peran profesor sebagai produsen ilmu pengetahuan. Prof. Dr. Rajab disebut sebagai guru besar pertama bidang Hadis di Maluku dengan keahlian living hadits yang dinilai penting dalam memperkuat kearifan lokal serta menjaga tradisi Islam yang selaras dengan budaya Maluku.
Sementara itu, Prof. Dr. H. Djumadi La Tambu Djunaidy menjadi guru besar pertama bidang Ekonomi Islam di Maluku dengan gagasan strategis pengembangan ekonomi syariah, meliputi inklusi keuangan, teknologi, industri halal global, serta tantangan SDM dan infrastruktur.
Koordinator Staf Khusus Menteri Agama RI, H. Farid F. Saenong, M.A., Ph.D, menekankan pentingnya pengaktualisasian hadis dalam konteks lokal agar ajaran Islam tetap relevan, serta perlunya penguatan peran perguruan tinggi dalam mencetak ahli ekonomi syariah guna menjawab kebutuhan pasar global.
Ucapan selamat juga disampaikan Pemerintah Provinsi Maluku yang dibacakan oleh Plt. Asisten Administrasi Umum Setda Maluku, Sartono Pining, S.H., M.Kn. Gubernur Maluku menegaskan bahwa guru besar memiliki amanah moral dan intelektual sebagai penggerak pengembangan ilmu, riset, dan pembentukan karakter generasi muda. Guru besar diharapkan terus berkontribusi bagi pembangunan Maluku yang berlandaskan nilai keislaman dan kearifan lokal “hidup orang basudara”.
Melalui kehadirannya dalam sidang senat terbuka ini, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Maluku, Saiful Sahri, menegaskan dukungan dan komitmen Kemenkum Maluku dalam memperkuat sinergi dengan perguruan tinggi.









